Senin, 10 Agustus 2009

Melestarikan Masa Depan: Program Pengelolaan Lingkungan Hidup UNDP


Melestarikan Masa Depan: Program Pengelolaan
Lingkungan Hidup UNDP
By. UNDP Indonesia
to organicjournalonline


Kaum miskin biasanya menjadi pihak yang paling menderita jika terjadi kerusakan lingkungan hidup. Orang miskin rentan terhadap pencemaran air, penurunan kualitas tanah, penggundulan hutan, pencemaran udara, dan perubahan iklim. Strategi PenanggulanganKemiskinan yang berkelanjutan harus memperhatikan landasan ekologis yang pada akhirnya menentukan kelangsungan hidup masyarakat. Melalui program Lingkungan Hidup, UNDP (Program Pembangunan PBB) berupaya mendukung peningkatan kapasitas lembaga-lembaga yang terkait dengan pengelolaan lingkungan dan mendorong dilakukannya revisi terhadap kebijakan dan peraturan di berbagai tingkat untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Tentang sumber daya alam dan pelestariannya Tanpa lingkungan hidup yang bersih dan terlindungi tujuan pembangunan utama akan sulit tercapai. Krisis keuangan yang melanda Indonesia pada tahun 1997 telah diperparah dengan kebakaran hutan yang memusnahkan sumber-sumber daya alam dan mengganggu transportasi udara. Dalam periode sesudah pemulihan krisis, lingkungan hidup Indonesia menghadapi tantangan amat berat akibat hilangnya sumber daya alam dan meningkatnya pencemaran lingkungan, yang dapat menyebabkan terhentinya kemajuan pembangunan. Kerusakan terus-menerus pada lingkungan akhirnya akan membahayakan kelangsungan hidup manusia dan menghambat pertumbuhan, serta menyulitkan masyarakat dalam mencari nafkah. UNDP memandang upaya perlindungan lingkungan hidup harus menjadi upaya terpadu pemerintah, pelaku bisnis dan masyarakat. Tantangan memang sangat berat. Di daerah pedesaan masyarakat tergantung pada pertanian, hutan dan perikanan. Warga perkotaan harus menghadapi polusi udara dan air, selain kurangnya akses ke sumber daya energi. Kerapkali, golongan miskin menjadi pihak yang paling merasakan dampak langsung kerusakan lingkungan. Akses ke lahan produktif, air bersih dan cukup, dan iklim yang stabil tidak dapat dijangkau oleh orang miskin padahal merupakan hak asasi semua manusia. Sebagai wilayah yang memiliki keanekaragaman hayati yang paling beragam di dunia, banyak yang patut dilindungi oleh Indonesia. Padahal, dalam kondisi di mana terdapat laju pertumbuhan ekonomi cepat, perlindungan tersebut seringkali terabaikan. Yang diperlukan adalah langkah-langkah yang tepat dan terukur untuk memastikan agar kebutuhan pembangunan dapat dipenuhi tanpa merusak lingkungan. Tugas kita UNDP membantu terselenggaranya serangkaian konsultasi dan program agar Indonesia melaksanakan pengelolaan sumber daya alam ini yang ramah lingkungan. Program ini bekerja di tingkat pemerintah dan organisasi masyarakat, bertujuan antara lain untuk meningkatkan akses warga kepada informasi tentang lingkungan hidup, mendukung kepentingan bisnis dengan mencari metode-metode produksi yang lebih mampu bertahan, dan membantu menjaga agar undang-undang tentang lingkungan hidup tetap relevan dan ditegakkan. Desentralisasi pemerintahan telah menciptakan tantangan baru dalam upaya perlin-dungan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan. Restrukturisasi dan perubahan visi berbagai lembaga pemerintah membutuhkan diskusi luas dan solusi baru yang kreatif. Melalui Program Pengelolaan Lingkungan dan Sumber Daya Alam Terdesentralisasi, UNDP berusaha menggalang berbagai pihak berkepentingan agar lebih efektif mengelola lingkungan sehubungan dengan perkembangan politik yang terjadi. UNDP bangga dapat mengupayakan dana untuk misi penting ini dari berbagai sumber. Dana Perwalian Tematik Global, donor-donor bilateral, dan Fasilitas Lingkungan Global (GEF) adalah mitra-mitra untuk mencapai sasaran ganda program lingkungan UNDP, yaitu melindungi lingkungan di samping pembangunan berkelanjutan. Pemerintah Australia, Belanda, Finlandia, Inggris, Italia, Kanada, Jepang, Jerman, Norwegia, Swedia dan Uni Eropa mendukung UNDP Indonesia dalam melaksanakan program-program di bidang ini.
[gih_10viii09, edit by undp_ind]

Minggu, 09 Agustus 2009

Pendidikan Lingkungan Hidup, Muatan Lokal atau Ektrakurikuler


Pendidikan Lingkungan Hidup, Muatan Lokal atau Ektrakurikuler

(Sebagai Masukan Untuk Presiden/Wapres RI 2009-2014)

by; H.Asrul Hoesein


Bencana yang diakibatkan oleh alam harus disikapi dengan bijak oleh seluruh insan manusia. Cara penanggulangan bencana dan tanda-tanda bencana alam harus diajarkan kepada seluruh insan manusia sejak dini. Sedangkan bencana alam yang disebabkan oleh ulah manusia harus disikapi dengan mengurai akar permasalahan kenapa hal ini bisa terjadi. Oleh sebab itu pada bulan Desember 2007 yang lalu, negara-negara yang peduli terhadap lingkungan dan bencana alam mengadakan konferensi tingkat tinggi (KTT) bumi di Bali. KTT ini salah satu agendanya adalah membahas tentang pemanasan global atau global warming. Pemanasan global ini menyebabkan perubahan iklim global, yang pada akhirnya menyebabkan menurunnya kualitas hidup akibat banyaknya bencana alam. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya pemanasan global. Penebangan hutan, penangkapan ikan dengan bom, pencemaran lingkungan adalah contoh-contoh penyebab pemanasan global. Cara penangulangan bencana global adalah dengan menyadarkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dengan cara pendidikan lingkungan hidup dan konservasi sejak dini.

Secara geologi Indonesia berada dalam pacific ring of fire, Indonesia rawan terhadap bencana alam sebab, yang berakibat banyaknya gunung berapi. Indonesia juga mempunyai keanekaragaman hayati yang tinggi namun ancamannya juga tinggi yang berakibat ancaman bencana, seperti pemanasan global. Oleh sebab itu, Pemerintah Indonesia hendaknya menanamkan pengetahuan tentang konservasi, lingkungan hidup dan mitigasi bencana alam sejak dini, sehingga setiap insan manusia Indonesia tahu bahwa bencana alam dapat terjadi sewaktu-waktu dan bagaimana cara menyikapinya.

Bila bencana terjadi bangsa Indonesia tidak mungkin bersama-sama mengungsi dari negara ini. Bangsa Indonesia tidak ada pilihan untuk selamat selain harus mampu mengelola berkah dan musibah dari bencana alam ini. Kemampuan mengelola bencana adalah prasyarat penting terjaminnya kelangsungan hidup Bangsa dan Negara Indonesia.

Dari latar belakang tersebut, kita semuanya hendaknya menanamkan tentang konservasi, pentingnya menjaga satwa-satwa liar dan memelihara lingkungan serta mitigasi bencana sejak dini. Oleh sebab itu pengetahuan tentang konservasi, flora dan fauna yang terancam punah seta mitigasi bencana sudah saatnya dimasukkan dalam muatan kurikulum mulai tingkat SD, SMP dan SMA. Pembelajaran konservasi, flora dan fauna yang terancam dan lingkungan hidup serta mitigasi bencana hendaknya disampaikan dengan menarik yang melibatkan aspek kognitif (otak, kecerdasan), afektif (perasaan), motorik (gerakan) dan sosial (hubungan antar manusia).

Ada dua cara untuk mengajarkan pendidikan lingkungan dan konservasi serta mitigasi bencana, yaitu metode infusi dan metode block. Metode infisu memadukan muatan dan proses pendidikan lingkungan dengan kurikulum yang ada sedangkan metode block adalah pembelajaran dengan berdiri sendiri.

Ada dua cara dalam pembelajaran metode block ini, yaitu dengan memasukkan ke dalam kurikulum sekolah dan di luar kurikulum sekokolah. Jika dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah, biasanya berupa mata pelajaran muatan lokal (mulok). Dan Jika tidak dimasukkan dalam kurikulum sekolah maka permasalahan konservasi, lingkungan hidup dan mitigasi bencana dimasukkan dalam ektrakurikuler. Alasan memasukkan permasalahan konservasi, lingkungan hidup dan mitigasi bencana ke dalam ektrakurikuler adalah bagi anak sekolah di Indonesia sudah terlalu banyak mata pelajaran yang diajarkan, sehingga jika mata pelajaran tentang peendidikan lingkungan, konservasi dan mitigasi bencana diajarkan dengan mata pelajaran tersendiri menambah beban siswa, sehingga dimasukkan kedalam ektrakurikuler

Kelemahan metode ektrakuriluler adalah tidak semua sekolah akan menerapkannya karena sifatnya tidak wajib dan susah membuat materi tersendiri tentang peendidikan lingkungan, konservasi dan mitigasi bencana.

Untuk itu seharusnya pemerintah memasukkan pembelajaran pendidikan lingkungan dan konservasi serta mitigasi bencana ke dalam bentuk block dengan memasukkannya ke dalam muatan lolak (mulok).

Pembelajaran pendidikan lingkungan, konservasi dan mitigasi bencana sangat diperlukan di era sekarang ini mengingat kerusakan lingkungan sudah meresahkan. Ditambah lagi dengan kedudukan wilayah Indonesia yang rawan terhadap bencana maka penerapan pembelajaran pendidikan lingkungan, konservasi dan mitigasi bencana sangat diperlukan sejak dini dan dimasukkan dalam mata pelajaran muatan local.

[rul.09viii’09.GIH_Lingkungan, http://www.facebook.com/group.php?gid=101505667902 http://www.organicjournalonline.blogspot.com ]

Sabtu, 08 Agustus 2009

Meningkatkan Popularitas Link dan Menambah Jumlah Pengunjung


Meningkatkan Popularitas Link dan Menambah Jumlah Pengunjung
by; asrulhoesein

Ada terobosan baru (mungkin bagi yang sudah pernah baca ini terbilang basi) untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan mencari backlink gratis di dunia bloghespere. Salah satunya membuat artikel seperti yang saya buat ini.

Untuk gabung silahkan copy artikel ini, lalu posting di blog kamu, isikan link anda di urutan paling bawah.. terus daftar/tulis komentar bahwa anda sudah posting artikelnya ke TutZone.

Oya, jangan lupa pasang link semua dari nomor urut 1 sampai yang terakhir (jangan cuma tulisannya doang, pasang linknya juga ya... Hati-hati, jangan sampe salah ya) . Setelah nomor terakhir kamu ganti dengan nama Web/Blog kamu lengkap dengan alamat linknya, kamu tambah satu nomor lagi dengan tulisan Blog/web anda di sini tanpa alamat link. Cara ini akan berhasil jika kita semua jujur (tidak curang).

Selamat mencoba dan jangan berbuat curang (emang main sepak bola)

01. TutZone
02. The Silent Majority
03. Tech Mania
04. Naeem's Blog
05. Tweaking Windows
06. Jobs Tips And Employment Guide
07. 3arabax
08. EastWebDesign
09. Affilate Marketing
10. Download Free Flash Animation Affilate Marketing
11. The Things We Talk About
12. Get Computer Softwarez
13. Clicking Daily
14. Sobari Blogz
15. Baixa Filmes de Graca
16. Epigraflar
17. Right or Left
18. Sharing for better Living
19. Risefa
20. Forum Sejahtera
21. Maspri's Blog
22. Blogger gigi UNJUK gigi
23. Blog Buat Bisnis
24. Blog Organicjournalonline
25. Blog Pupuk Organik Indonesia
26. Blog gerakanindonesiahijau
27. Blog hasrulhoesein.blogspot.com
28. Blog asrul hoesein brother
29.
Web/ blog anda

Selamat mencoba dan jangan berbuat curang (emang main sepak bola, ya anggap sajalah)
Sekedar ingatkan teman2..... hati2 pasangnya Web...hahahaha, bisa2 ketukar, tp saya yakin teman2 lebih teliti.......Sukses.......eh hampir lupa thanks Aan (Blog Buat Bisnis)

Rabu, 05 Agustus 2009

cv. TRIASAKTI TANIMITRA, Produsen Pupuk Organik Sulawesi Selatan


cv. TRIASAKTI TANIMITRA,
Produsen Pupuk Organik Sulawesi Selatan

oleh; PT.CV Sinar Kencana, Perw.Sulawesi Selatan

Kami adalah agen pemasaran dari perusahaan prinsipal produsen pupuk, PT Cipta Visi Sinar Kencana (PT CV Sinar Kencana) yang memproduksi pupuk majemuk lengkap tablet (PMLT) formula fleksibel Gramalet® dan formula spesifik tanaman Gramafix®. Terkait dengan penyediaan pupuk ramah lingkungan, PT CVSK juga bergerak dalam penyediaan material pembuatan pupuk kompos organik Green Phoskko®. Kini, berlokasi di Bandung - Jawa Barat, dan sejak didirikan pada tahun 1986 di kota Bogor dengan tenaga manajemen pada umumnya alumni jurusan pertanian, Kimia dan Teknik Lingkungan, keahlian Teknologi Informatika ini - telah menetapkan berbisnis diseputar pengembangan teknologi dengan berbasis pada ilmu pertanian menjadi lapangan usaha utama, khususnya pada pengembangan teknologi pupuk dan pemupukan.

Dalam kaitan meningkatkan kredibilitas mutu pupuk, melalui program bersama dengan Departemen Perindustrian dan Perdagangan RI pada th 2003, perusahaan Sinar kencana telah lulus mendapatkan sertifikat dan penggunaan tanda SNI (dipersyaratkan bagi produk yang terkena SNI wajib- sebagaimana SK Menperindag No.140/ MPP/ Kep/ 3/ 2002).

Disamping perolehan tanda SNI itu, Sinar Kencana kini telah memiliki 11 ijin peredaran Formula (berupa No Pendaftaran Pupuk dari Menteri Pertanian RI) - sebagaimana diatur SK Menteri Pertanian RI No. 09/ Kpts/ TP.260/ 1/ 2003. Kedua peraturan tersebut mengacu pada PP No 8 TH 2001 dan UU No 12 TH 1992 tentang Budidaya Tanaman.

Dalam katagori material kompos, Sinar Kencana telah berhasil merekayasa mikroba probiotik aktivator kompos yang kemudian bermerk Green Phoskko®, bahan penggembur dan alat-mesin komposter BioPosko® skala rumah tangga dan lingkungan. Komposter ini sangat bermanfaat bagi para pehobies pertamanan dalam membuat kompos dengan memanfaatkan bahan baku sampah rumah tangga. Bahkan, bagi kota-kota yang mengalami masalah dengan TPA dan penanganan sampah seperti Bandung, Jakarta, Bogor serta kota metropolitan lainnya- komposter BioPosko® akan sangat membantu mengurangi sampah sejak sumber penghasil sampah yakni keluarga, restoran dan hotel. Kini juga tersedia alat mesin Rotary Klin dengan kemampuan mengolah sampah mulai kapasitas 60 liter sampai kapasitas 6 m3.

Penggunaan kompos organik pada kebun sebagai demo plot juga bisa dilihat di kebun cengkeh dan Vanila di Salo Kecce Kab Bone Sulses.

Dalam katagori pupuk majemuk lengkap tablet (PMLT), Sinar Kencana adalah satu pelopor di Indonesia dalam memformulasikan pupuk kandungan lengkap Gramalet®. Pupuk yang diproduksi dan diformulasikan tersebut berbentuk pupuk tablet dengan berbagai pilihan ukuran pupuk yakni pupuk tablet 1, 5 gram, pupuk tablet 3 gram, pupuk tablet 5 gram, dan pupuk tablet 10 gram. Setiap pupuk tablet terdiri dari kandungan makro primer NPK (Nitrogen, Posfor, Kalium), diperkaya unsur pupuk makro sekunder (Mg, S, Ca) dan mikro esensial meliputi copper, Chlor, manganese, zinc, boron, molybdenum, iron (Mo, Co, Mn, Fe, B, Bo, Cu, Zn, Cl).

Dengan kelengkapan unsur hara dalam pupuk formulasi Gramalet, pengguna pupuk baik berupa kalangan petani, pekebun, pengusaha agribisnis maupun pengusaha perkebunan tidak perlu lagi kesulitan untuk mencari berbagai sumber hara pupuk di pasaran - yang seringkali tidak selalu tersedia tepat waktu serta disamping itu tidak perlu melakukan pencampuran serta pengoplosan aneka pupuk. Pupuk formulasi Gramalet® menjamin kelengkapan, sedikitnya 13 unsur hara yang diperlukan tanaman tersedia dalam setiap tablet pupuk, yang sehingga karena itu tidak memerlukan tambahan unsur pupuk lainnya apapun - termasuk dalam hal ini pupuk Urea (N), pupuk Posfor (SP) dan pupuk Kalium (KCL).

Dilihat dari pengalaman beberapa tahun terakhir, Indonesia seringkali mengalami kelangkaan pupuk (urea), Gramalet® menjawab masalah dengan memberikan jaminan dengan selalu menyediakan seluruh kebutuhan unsur pupuk selama ada permintaan. Dengan teknologi formulasi dan produksi pupuk Gramalet®, kesetaraan dosis berbagai tanaman pada umumnya hanya 35 % dibanding seluruh campuran pupuk tunggal Urea, SP dan KCL sebagaimana direkomendasikan.
___________________________________________________
Dengan demikian kehadiran pupuk Gramalet® diharapkan turut membantu pemecahan masalah dari kemungkinan kondisi ketidakseimbangan supply dan demand pupuk tunggal dimasa yang akan datang, baik akibat masalah bahan baku gas, ketergantungan pada pupuk impor serta terhambatnya perluasan kapasitas pabrik penghasil pupuk di Indonesia (Urea).

Penggunaan pupuk Gramalet® oleh para petani skala kecil, pengusaha perkebunan serta berbagai proyek pemerintah - yang telah meluas dalam 10 tahun terakhir (sejak launching produk tahun 1994) - telah menambah keyakinan akan handalnya pupuk formulasi Gramalet® dan diharapkan untuk turut memberi manfaat besar bagi kepentingan petani, pekebun dan maupun pengusaha pertanian pada umumnya.

Laporan para pekebun kakao dan mete di Sulawesi, kelapa sawit di Sumatera Utara, Aceh, Riau, Lampung dan Sumatera Barat serta laporan petani padi dan hortikultura (sayuran dan buah) di Jawa Barat pada umumnya menyatakan pupuk Gramalet telah memberi kemudahan kepada mereka. Pupuk Gramalet praktis dalam aplikasinya, menurunkan biaya penyimpanan dan pengangkutan namun, dilain pihak, pupuk Gramalet® tetap meningkatkan produktivitas dan mutu hasil secara memuaskan. Persepsi pengguna akan praktis dan mudahnya pemupukan dengan pupuk Gramalet®, menjadikan moto kami yaitu " Memupuk Tanaman Jadi Mudah " terbukti menjadi kenyataan.

Semoga dengan kehadiran Sinar kencana dalam mengembangkan teknologi pupuk dan pemupukan - yang sehingga penggunaan sumberdaya pertanian makin efektif dan efisien, agribisnis Indonesia makin mampu bersaing ditengah persaingan dunia kedepan yang makin ketat.

Makassar, Juli 2009
PT CIPTA VISI SINAR KENCANA (CVSK) Pwk Makassar,

Asrul Hoesein
+62-85215497331

Anda bisa mengklik "Info Perusahaan", "Penawaran Dagang" dan "Hubungi Kami" untuk melihat isi dan informasi lain dari situs PT CV Sinar Kencana (CVSK) Pwk Sulawesi Selatan - www.kencanaonline.com.

Paket Mesin Granulator Pupuk Organik


Paket Mesin Granulator Pupuk Organik

oleh; H.Asrul Hoesein
cv. Triasakti Tanimitra, Makassar prinsipal PT. Cipta Visi Sinar Kencana, Bandung

Dengan kelengkapan paket mesin pembuat kompos Rotary Kiln, pengering berputar (Rotary Dryer), penghalus (Crusher), mesin pembentuk granul (Pan Granulator) dan Pengayak (screen machine) membuat pupuk organik granul kini menjadi mudah dan makin efisien.

Berasal dari material sisa hayati yakni kotoran unggas, sekam, tandan kelapa sawit dan bongkahan batang tebu di perkebunan atau sampah organik di perumahan, pasar, TPS, atau tempat umum dan mudah didapatkan dilingkungan sekitar, serta dengan pengkayaan unsur hara dari mineral tambang seperti zeolit, phosphate guano dan additive bisa diperoleh pupuk organik granul yang bernilai ekonomi jauh lebih tinggi.

Paket Mesin Granulator berkemampuan menghasilkan produk :
Kadar C-Organik: Lebih dari 12 %
Nilai C/N : Berkisar antara 10 – 25
Bahan inert: Maks 2 %
Kandungan Air: antara 12 – 20 %
Keasaman : pH 4 – 8
Bahan Humik: Min 0,5 %
Logam Berat Total : Maks 71 ppm
Mikroba Patogen : 102 cfu
Kadar total P2O5 : Maks 5%
Kadar total K2O : Maks 5 %
Kadar Unsur Mikro total : Maks 2.15 %

Catatan,
Bagi Masyarakat Kelompok Tani, Perusahaan Daerah, Kawasan Industri, Rumah Sakit
serta Pemerintah Daerah (Kab/Kota)
di Propinsi Sulawesi Selatan atau di wilayah Indonesia Timur lainnya . hubungi ; Kontak person +6285215497331,
+624112686031 atau klik disini

Instalasi Pengolahan Kompos Kota-IPKK Phoskko


Instalasi Pengolahan Kompos Kota-IPKK Phoskko
oleh; H.Asrul Hoesein
PT.Cipta Visi Sinar Kencana, Bandung


Komposter ukuran besar telah diuji cobakan sejak tahun 2004, dengan hasil mengagumkan. Komposter BioPhoskko® type Rotary Klin di Ciparay Bandung, yang saat awalnya dibuat dari bahan kayu kalimantan misalnya, terbukti mampu mengolah sampah hingga 3 m3 ( setara berat 1 ton)/ batch produksi). Kapasitas mesin ini berkemampuan merobah sampah jadi kompos padat dan pupuk organik cair (POC) hanya 5 hari, atau lebih cepat 55 hari dibanding pengomposan secara konvensional ( open windrows).

Kini, kelengkapan produksi kompos menggunakan BioPhoskko® type Rotary Klin untuk skala komunal ini ( beberapa RT, blok perumahan, RW, pasar, hotel, pabrik dan kawasan komersial) telah makin maju dan modern. Bahan baku pembuatan mesin dibuat dari rangkaian bahan logam, fiber resin, exhaust fan, dan reducer. Demikian juga pendukung dan alat penunjan
g kerja seperti mesin pencacah sampah ( chopper), pengayak, sealer pengemasan dan conveyor belt (pemilah organik dan an-organik) pun turut berkembang dalam memodernkan pengolahan sampah menjadi makin efisien dan cepat.

Mesin Pencacah Organik ( chopper) berfungsi menjadikan ukuran semakin kecil, dan hal ini berguna untuk mempercepat laju dekomposisi ( fermentasi)- karena meluasnya permukaan material sampah dan bahan organik. Terdapat pula alat penunjang kerja lainnya
meliputi penghancur sampah (crusher machine), motor roda tiga - untuk mengangkut dan kolektor sampah dari rumah-rumah penghasil sampah, pengayak kompos ( screen tools )- memisahkan berbagai ukuran, sealer kemasan kompos dan conveyor ( pemilah serta feeder).

Dengan adanya mesin Rotary Kiln mendorong juga lahirnya usaha Jasa Kebersihan ( Cleaning Service) - komplek perumahan ( Real Estate). Karena terhadap sampah dari lingkungannya sendiri, resistensi (penolakan) masyarakat sekitar terhadap pengolahan sampah di sumbernya ( model IPKK) ini lebih rendah dibanding terhadap proyek pengolahan sampah skala satu kota - yang misalnya terkonsentrasi di suatu lokasi, sebagai suatu TPA Sampah.

Pengembangan usaha Jasa Kebersihan dalam satu IPKK pada level skala RT/RW atau suatu komplek perumahan sejauh ini berjalan dengan baik, memberi keuntungan layak
kepada pengelolanya, disamping aman dari penolakan (resistensi) masyarakat.
___________________
Dengan pilihan teknologi dalam mengelola sampah di sumber dimana dihasilkan menggun
akan komposter Rotary Klin Manual ( RKM 1000L)- kapasitas 3 m3/ unit/ batch produksi 5 hari- sedikitnya diperlukan 5 unit untuk suatu IPKK ditambah 1 unit pencacah MPO 500 HD kaps 3 m3/hari dan pengayak. Dengan paket alat IPKK diatas, diperlukan modal investasi mulai Rp 97.000.000 ( tergantung pilihan alat manual atau menggunakan tenaga engine atau listrik), IPKK telah dilengkapi dengan alat pencacah ( chopper), penyaring sampah (screen Tools). Paket mesin IPKK diatas memadai bagi pengelolaan 1 ton atau 3 m3 sampah/ hari atau mengelola sampah dari sekitar 200 rumah ( 1000 jiwa) secara terus menerus tanpa henti setiap hari. Paket ini pun akan menjadikan IPKK suatu usaha kecil dalam menghasilkan 400 kg kompos dan 25 botol 500 ml pupuk cair organik- setiap hari.

Membuat kompos menggunakan Rotary Klin ini akan memerlukan biaya 4 kantong @ 7 Kg mineral ( bulking agent) Phoskko B @ Rp 5.000,-/kg dan 1 kg ~ 4 Pack aktivator Phoskko A @ Rp 27. 500,- / kg atau total sekitar Rp 250.000,-/proses batch produksi dalam 1 hari/ Unit IPKK. Untuk keperluan komersial ( hasil kompos dan organik cair dijual), diperlukan tambahan biaya kemasan pupuk cair dan kemasan kompos padat sebanyak ( 100 pcs kantong kemasan kompos padat @ 5 kg = Rp 195/000 dan 20 botol @ 500 ml kemasan pupuk organik cair = Rp 105.000), sub total Rp 550.000,- .

Dengan biaya itu, akan menghasilkan 40 % kompos padat dari berat bahan sampah organik ( atau semula 1 ton sampah, akan menjadi sekitar 400 kg kompos atau 80 hingga 100 kantong @ 4 atau 5 kg/ pack). Disamping hasil kompos padat, terdapat juga 25 botol pupuk organik cair ( liquid organic fertilizer) @ Rp 20.000 sd Rp 40.000,-/ botol @ 500 ml - yang jika dinilai sekitar Rp 1. 400.000,-/ proses/ unit Instalasi IPKK/ hari. Sebagaimana diketahui, harga kompos Rp 1000,-/kg ditambah harga pupuk organik cair Rp 20.000,- hingga Rp 40.000,-/ botol @ 500 ml.

Pendapatan lain akan diperoleh ketika mengolah sampah lingkungan didalam kawasan perumahan berpendapatan tinggi ( real estate, apartemen, condominium). Usaha jasa pengelolaan sampah lingkungan ini akan memberi pendapatan tambahan berupa "retribusi" kebersihan ( typing fee) sekitar 200 rumah x Rp 25.000/ bulan = Rp 5.000.000,- . Uang kebersihan umum dikumpulkan oleh Rukun Warga (RW) maupun perusahaan pengembang (developer). Kapasitas 5 unit Rotary Klin 3 m3 dalam 1 IPKK akan mampu mengolah sampah setiap hari dari 150 sampai 200 rumah tangga.

Dari gambaran usaha kecil diatas dapat diambil kesimpulan bahwa pengomposan skala komersial komunal bisa menjadi pilihan usaha dan menguntungkan secara ekonomi serta, dilain pihak, pasti memberi manfaat kepada perbaikan lingkungan kota - yakni dengan berhentinya lalulintas dari mobilisasi sampah melintasi kota menuju TPA maupun bersihnya sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Dengan makin dikenalnya pengomposan menggunakan teknologi media komposter Rotary Kiln Biophoskko menjadi suatu bisnis, kini menjadi gairah baru adanya pembuatan kompos di lingkungan pabrik (kantin), hotel, restoran, perumahan dan kawasan komersial lainnya.

Walaupun tidak untuk tujuan komersial, kini banyak juga perusahaan dan pabrik - dengan karyawan
hingga ribuan orang- mengolah sampah kantin- penghasil limbah makanan ratusan kg hingga 1 ton/ hari. Perlu diketahui, setiap orang menghasilkan sampah/ kapita/hari = 2,9 liter. Dengan demikian, setiap 1000 orang karyawan pabrik, misalnya, akan menghasilkan 3000 liter (m3) atau setara berat 1 ton.

Beberapa Pemerintah Kota/ Kabupaten ( antara lain Kab Majalengka, Rembang, Pekalongan, Karawang, Bekasi, Manokwari, Ambon, Jakarta Utara, Donggala, Banda Aceh, Kota Cimahi, dll) serta instansi pemerintah (BKKBN, Depkumham bagi pengelolaan sampah Lapas di LP Sukamiskin, LP Cipinang, LP Jakarta, LP Surabaya, LP. Banceuy, dll ) telah memberi kepercayaan kepada Biophoskko membantu memecahkan masalah sampah yang selama ini sebagai unit pengambil biaya ( cost centre) menjadi unit kerja dengan biaya mandiri.

Demikian juga beberapa perusahaan besar dan Terbuka (Tbk) seperti PT Persero Gas Negara (PGN)- yang pertama kali memberikan dukungan pada pengembangan komposter di berbagai lokasi di Bandung, PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT Telkom Tbk, PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) Tbk Jakarta -Bogor dan KIIC, Pertamina UP Cilacap, Pertamina UP Bunyu Tarakan, PT. Gudang Garam (Tbk) Kediri, Auto 2000 Soengkono, PT. Bhineka Karya Manunggal - industri textil besar di Klari Karawang, dll- menggunakan alat mesin ini dalam kepentingan pengelolaan sampah di lingkungan sendiri maupun bagi pembinaan masyarakat sekitar (PKBL).

Beberapa perusahaan ( Bakrieland, pengembang perumahan PT Billpass Asri di beberapa lokasi Sunter Ja
ya, Pejagalan, Tugu Selatan ( Sunter Jakarta Utara) dan LSM ( CHR Aceh, dll ) juga mempercayakan pembuatan model pengelolaan sampah oleh masyarakat kepada teknologi Biophoskko dalam melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR). Paket teknologi Biophoskko juga digunakan oleh perusahan besar - seperti PT ASTRA Company melalui Auto 2000 Soengkono Surabaya- dalam mendukung perolehan sertifikat ISO 14.000 dengan program “Clean and Green Company” di berbagai service point-nya.

Disamping program pengelolaan sampah non profit oriented diatas, juga terdapat pendirian Instalasi
IPKK sebagai suatu bisnis - sebagaimana telah dilakukan Pengusaha ( misal Mr Petrus di Kutai Barat, Kukje Sangyo di Papua, Herman Gunawan - Pontianak, Totok Maryadi- Jogja, Toto di Malang, Moch Taviv Palembang, perkebunan di Mandoge Kisaran Sumut, Sigit di Bogor, H. Asrul Hoesein di Makassar Sulawesi Selatan, dll).

Permintaan pasar akan kompos kini makin besar sejalan dengan dimulainya program pengembangan organik granul (POG) oleh subsidi Pemerintah melalui BUMN Pertanian. Dimulai tahun 2008 ( 385 rb ton) hingga 3 juta ton ( tahun 2012).

Disamping memenuhi kebutuhan dalam negeri, ekspor komposter Biophoskko juga telah dilakukan juga ke negara lain seperti Malaysia ( Seremban, Kajang dan Johor) serta Brunei Darussalam.
Informasi lebih lanjut dan detail, bisa dihubungi +6281572527115 atau email ke marketing@kencanaonline.com

Catatan,
Bagi Masyarakat Kelompok Tani, Perusahaan Daerah, Kawasan Industri/Pabrik,
Rumah Sakit serta Pemerintah Daerah (Kab/Kota)
di Propinsi Sulawesi Selatan atau di wilayah Indonesia Timur lainnya . hubungi ; Kontak person +6285215497331,
+624112686031 atau klik disini

Artikel Pupuk Organik Indonesia Headline Animator

Recent Coment


Artikel Bermanfaat Dari OrganicJournalOnline Headline Animator

Videos related to 'Peluang Usaha Kompos Dengan Rotary KILN Manual Part 02'